BK SOSIAL PERSAHABATAN

Makna Persahabatan

Pada dasarnya, manusia adalah makhluk sosial, yaitu makhluk hidup yang dapat hidup dengan layak dan baik apabila manusia itu berinteraksi dengan sesama makhluk hidup lainnya, dalam hal ini adalah sesama manusia.
Hubungan interaksi antara sesama manusia, pertama kali terbangun pada saat Tuhan menciptakan Adam, dan kemudian IA menciptakan juga Hawa sebagai pendamping hidup Adam.Bentuk hubungan interaksi itu dapat berupa : interaksi sebagai sesama saudara dalam satu ikatan tali darah, interaksi dalam bentuk pertemanan, dan interaksi sebagai anggota masyarakat secara luas.`Untuk mencapai interaksi sebagai anggota masyarakat secara luas, kita dapat memulainya terlebih dahulu melalui hubungan interaksi dalam bentuk pertemanan.

Sepatutnya, setiap individu manusia, memiliki teman lebih dari 1 atau 2 orang. Banyak tidaknya teman yang bisadimiliki seseorang, sangat tergantung dengan kemampuan manusia itu
sendiri untuk membangun pergaulan dalam lingkungan pergaulannya.
Ada banyak macam bentuk pertemanan yang bisa dilakukan oleh manusia dalam hidupnya Pertemanan itu dapat dapat di bangun dan di bentuk melalui dua cara, yaitu :
  • pertemanan secara pribadi (bertemu langsung secara fisik) dan
  • pertemanan secara maya (berteman tanpa bertemu secara fisik, bisa dalam bentuk hubungan menulis surat melalui pos, e-mail, atau sms, serta melalui hubungan telefon).Apabila hubungan itu makin memiliki ikatan yang lebih erat lagi, maka kita biasa menyebut ikatan pertemanan itu sebagai ikatan persahabatan.
Perbedaan antara bentuk hubungan interaksi manusia sebagai seorang teman dengan sebagai seorang sahabat, adalah dalam hal keakraban, kesetiaan, toleransi, ketulusan dan keterbukaan dalam bersikap. Dapat dikatakan, hubungan interaksi manusia dalam bentuk persahabatan, memiliki nilai serta intensitas yang "lebih" dibandingkan dengan hubungan pertemanan biasa, terutama di dalam 5 sikap hidup di atas.
Juga yang tidak kalah pentingnya, seorang sahabat yang baik, cenderung lebih menonjolkan, membangun dan mengembangkan sikap positif dari sahabatnya sendiri.Tanpa di minta dan dalam kondisi apapun, selayaknya seorang sahabat bias segera bereaksi untuk membantu sahabatnya yang dalam kesusahan,menghibur saat mengalami kesedihan atau mendampingi saat terlibat masalah.
Seorang sahabat juga akan memberikan kebahagiaan yang sama seperti yang dirasakannya, kepada sahabatnya, apabila dirinya sedang berbahagia, bergembira, serta sedang senang. Jadi, baik susah ataupun senang, seorang sahabat akan saling mendukung sahabatnya.
Keakraban hubungan persahabatan antara dua insan manusia yang berlainan jenis kelamin, kadang kala juga berakhir dalam bentuk hubungan kekasih.
Survey kecil menunjukkan, 3 dari 10 orang, ada yang memulai hubungan pacaran setelah di dahului dengan hubungan persahabatan. Sisanya adalah dijodohkan, usaha sendiri lewat perkenalan.Ketiga orang tersebut mengatakan kepada Saya, kalau hubungan mereka bias meningkat menjadi hubungan kekasih karena di antara mereka dirasakan adanya kecocokkan dan kesamaan sifat dan hobby. Apalagi hubungan persahabatan tersebut sering mereka lalui secara bersama-sama, hamper setiap hari.Namun terkadang, perilaku persahabatan juga terbawa arus ke arah yang lingkup pergaulan yang tidak baik/salah.Nilai positif diraih apabila seorang sahabat justru mendorong perkembangan kehidupan dan kemampuan sahabatnya ke arah yang lebih baik/positif serta hidup yang benar dimata Tuhan.
 Sahabat? Apa sih arti dari sebuah persahabatan? Ada yang bilang sahabat itu adalah teman yang benar-benar dekat sampai tahu hal-hal kecil tentang kita. Ada juga yang bilang sahabat itu kalau ke mana-mana selalu bareng. Tetapi salah satu sahabat aku bilang, sahabat itu adalah teman dalam suka dan duka, tapi tahu batas di mana suatu saat ketika teman dapat masalah, kita harus membiarkan dia mengatasi masalahnya sendiri agar teman tersebut tumbuh lebih matang dan mandiri.
            Terkadang aku dengan enteng menyebut, dia itu sahabatku. Tapi ketika ditanya ini itu tentang sahabatku yang berhubungan dengan keluarga, pendidikan dan lain-lain, aku bingung jawabnya. Dari situ aku berpikir, apa aku ini sahabat yang baik? Apa aku pantas disebut sahabat? Karena aku menganggap sahabat adalah orang yang bisa melihat kita dari hati ke hati, bukan karena tampang, materi, latar belakang, pendidikan dan lain-lain. Karena itu aku memang jarang menanyakan hal-hal yang berbau privacy (keleluasaan pribadi) ke sahabat-sahabatku. Aku lebih sebagai pemberi masukan dan penerima keluh kesah sahabat-sahabatku. Bukannya aku orang yang nggak peduli dan nggak mau tahu, tapi menurut aku persahabatan bukan dinilai dari sedalam apa kita tahu tetek bengek orang tersebut, melainkan sedalam apa kita memahami orang tersebut.
Hanya itu arti persahabatan?

            Suatu hari ada kisah menyatakan A adalah sahabatku. Ketika A ditanyakan, siapa sahabat kamu, A menjawab B, C, D, namun tidak menyebutkan nama aku. Dari sini aku mencoba memikir ulang. Apakah aku bukan termasuk sahabatnya? Apa aku bukan sahabat yang baik? Hal ini sering terbesit dalam pikiranku, teman aku banyak. Aku pergi dengan teman-teman yang berbeda. Namun apakah mereka adalah sahabat aku? Karena terkadang teman itu berbeda dengan sahabat.
Ada seorang sahabat aku mengirim sms pernyataan, “Aku nggak berharap untuk jadi orang yang terpenting dalam hidup kamu, itu permintaan yang terlalu besar. Aku cuma berharap suatu hari nanti kalau dengar nama aku, kamu bakal tersenyum dan bilang, dia sahabat aku.” Itu benar-benar merasuk ke hatiku. Itulah kata-kata yang aku cari. Aku tidak butuh pernyataan apa-apa. Tapi ketika ada orang menyebutkan nama aku, ia akan bilang “Da2n adalah sahabat aku”. Aku nggak perlu menyebutkan siapa-siapa saja sahabatku, because you know who you are (sebab kamu mengetahui siapa kamu). Buat aku, sahabat adalah orang yang menganggap aku sebagai sahabat. Kita tidak perlu menyebutkan sahabat aku adalah A, B, C, D, E. Karena 1 (satu) nama saja terlupakan, orang itu pasti akan sedih. Begitu pun sebaliknya. Kalau sahabat kamu menyebutkan nama-nama sahabatnya namun lupa untuk menyebutkan nama kamu, kamu pasti sedih. Karena itu aku cuma bisa dibilang orang-orang yang merupakan sahabatku adalah orang-orang yang menganggap aku sebagai sahabat.
            Berikut adalah kutipan pernyataan dari seorang sahabat:
Seorang sahabat tetap memberi ruang gerak pribadi, privacy sebagai seorang manusia. Dan kita akan berasa dekat dengan dia walaupun nggak ketemu dan nggak kontak dalam waktu yang lama. Karena persahabatan itu pada dasarnya dari ikatan hati. Nggak bakal hilang walaupun dimensi jarak memisahkan kita. Kita harus mengakui bagaimanapun juga kita nggak bisa menghilangkan dia dari hati kita. Dan tanpa sahabat, kita nggak akan seperti sekarang ini.
“Manusia selalu hidup berkelompok. Tiada manusia yang dapat hidup dalam kesendirian. Apabila ada, maka manusia tersebut benar-benar makhluk yang malang dan hidupnya tentu tidak berwarna”
Banyak definisi tentang sahabat.Apa sih sahabat itu…Banyak yang bilang antara lain…

1. Sahabat adalah sesuatu yang paling berharga dalam hidup ini. “We never can forgotten our friends” (Kita tidak pernah dapat melupakan sahabat-sahabat kita), kata-kata tersebut pernah terjadi di kehidupan kita walaupun kita sudah lama tidak bertemu mereka. Sahabat merupakan orang yang terbaik di dalam hidup kita siapa pun sahabat kita, asalkan sahabat kita bisa mengerti perasaan kita. Ingatlah selalu bahwa “friends will always help us in anywhere and anytime”(Para sahabat akan selalu membantu kita di mana pun dan kapan pun). Siapa pun sahabat kita dia tetaplah sahabat kita dan harus saling mengerti perasaan satu sama lain.

2. Andaikan kita bisa berpikir bijak, entah baru atau sudah lama kita kenal, semua orang adalah sahabat. Percuma juga terucap kata sahabat kalo kita hanya menginginkan manfaat baiknya saja dari orang lain. Di saat kita dibantu oleh orang lain tanpa berpikir apapun kita langsung bilang orang itu adalah sahabat, tapi saat dia melakukan sedikit kesalahan, kita langsung membencinya. Kata yang terucap dr org lain bahwa kita sahabatnya adl sebuah penghargaan lebih yg diberikan orang lain. Kenapa kita hrs tuntut orang lain untuk bilang kita adalah sahabatnya tp hanya menguntungkan satu pihak saja... Warnailah hidup kita.. "easy going.. (dgn santai = nyantai), terima semua kelebihan bahkan kekurangan orang lain. Selalu tersenyumlah pada dunia.. hidup itu indah.. semangat atuh coy!!!

3. Yang namanya sahabat itu lebih dari sekedar teman. Lebih dari sekedar berakrab-akrab ria (baik di dunia nyata atau di dunia maya = yang kadang menipu). Sahabat adalah teman yang benar-benar teman. Bukan hanya manis di mulut, bukan hanya manis di perkataan, tapi benar-benar “manis”. Manisnya bukan hanya basa-basi biar kelihatan manis, tapi serius, sungguh-sungguh dari lubuk hati yang paling dalam (ikhlas).
Duh sahabat… kapan aku bisa ketemu lagi dengan kalian ya? FB-an geura eung!!!

4. Sahabat membuat kita merasa dicintai seluruh dunia.
Sahabat tidak merasa menertawakan sahabatnya adalah hal yang lucu.
Sahabat membiarkan sahabatnya mencoba sepeda barunya.
Sahabat tidak bisa marah lama-lama pada kita.
Hanya karena ia tidak masuk tim, bukan berarti seorang sahabat tidak ikut senang kalau sahabatnya masuk.
Sahabat tidak ikut campur dalam hidup kita, tapi mereka tetap memperhatikannya.
Sahabat tidak mengukur persahabatan kita dengan waktu yang kita habiskan bersamanya.
Sahabat yang selalu tepat waktu bisa punya sahabat yang selalu terlambat,
sahabat yang sangat teratur bisa punya sahabat yang tidak pernah punya rencana,
sahabat yang selalu serius bisa punya sahabat yang selalu riang,
sahabat tidak perlu selalu serupa -kita tahu cara menikmati perbedaan kita.
Kita bisa memberitahu apa yang kita rasakan pada seorang sahabat tanpa perlu mengucapkan sepatah kata pun.
Sahabat seperti pintu yang terbuka, tapi bukan keset yang bisa diinjak.
Sahabat mengerti bila kita terlalu sedih untuk bicara… dan tahu keberadaannya bisa mengurangi kesedihan itu.
Kalau dua sahabat mempunyai ukuran baju yang sama, jumlah baju mereka berlipat dua.
Sahabat tahu apa yang membuat kita panik, dan tidak pernah memanfaatkannya.
Sahabat lebih mungkin mengembalikan uang daripada buku yang dipinjamnya.
Sahabat bisa mengatakan yang sebenarnya tanpa menyakiti.
Sahabat tidak melecehkan impian dan harapan kita.
Sahabat ingat hal-hal yang menjengkelkan kita… warna kesayangan kita… lagu yang kita sukai… dan berapa kali kita melupakan kesukaan dan kejengkelannya.
Berlibur bersama seorang sahabat bukan saja lebih menyenangkan, tapi juga lebih hemat.
Sahabat bisa mengubah pertengkaran menjadi tawa.
Ketika kita tidak yakin dengan diri kita, hubungi teman kita, karena mereka percaya pada kemampuan kita.
Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada menyakiti seorang sahabat… tidak ada yang lebih menyembuhkan daripada dimaafkan seorang sahabat.
Ketika sahabat pindah ke tempat lain, sebagian dari sejarah hidup kita pergi bersama mereka.
Bertemu teman lama membuat kita merasa utuh.
Dengan sahabat lama, kita bisa mengingat masa muda tanpa mencoba mencarinya kembali.
Sahabat adalah bagian terbaik dari diri kita sendiri.

Estetika dalam Persahabatan

Estetika dalam persahabatan dunia semakin mendesak manusia untuk berubah mengikuti perkembangan zaman. Sekiranya ini terjadi, tentunya manusia akan melihat manusia yang lain dalam pandangan yang berbeda. Artinya manusia akan digambarkan sebagai sosok yang tentunya bisa menguntungkan atau tidak dalam relasi. Kalau relasi didasari dengan kepentingan dan pamrih sangatlah berbahaya untuk perkembangan relasi itu sendiri. Ya bagaimana tidak? Manusia bisa saling melukai dan menyakiti, apabila relasi didasari oleh sekat-sekat diri bagi kepentingan sendiri.
Kecenderungan sekarang ini, lebih mengarahkan manusia untuk melakukannnya. Ini semua tidak lepas dari faktor perkembangan zaman dengan segala ekses negatifnya. Manusia semakin dihadapkan dengan banyak pilihan, yang terkadang harus mengorbankan orang-orang di sekitarnya. Jadi, mari kita lihat sejauh mana persahabatan atau relasi apabila diamati dari sisi estetika. Banyak sekali cerita yang berangkat dari sebuah persahabatan. Baik itu persahabatan beda bangsa, agama, suku atau persahabatan yang berangkat dari lawan jenis. Dari sebuah kisah nyata diangkat cerita mengenai persahabatan beda ras. Cerita ini dijadikan film yang menarik dengan latar belakang American football serta perbedaan ras yang saat itu begitu memanas. Berawal dari perbedaan kulit putih dan hitam di Amerika, nilai-nilai persahabatan antar dua pribadi ini begitu dirasakan dalam permainan football. Hal ini sangatlah menarik mengapa? Karena persahabatan dua pribadi terjalin saat kondisi situasi tidak mendukung dan berpihak. Merekapun merasakan hal yang sama, nilai persahabatan yang dibangun ternyata memiliki banyak tantangan dari lingkungan. Namun berangkat dari tantangan tersebut, justru persahabatan terjalin tanpa melihat latarbelakang masing-masing.
Cerita di atas memberi sedikit gambaran akan sebuah relasi yang terbangun ke arah persahabatan. Tanpa pamrih, kepentingan diri, memahami kekurangan dan latar belakang kehidupan. Seperti sebuah rumah dibangun dengan pondasi yang kuat, namun tetap memunculkan sisi estetikanya. Begitu juga dengan persahabatan, pondasinya dibangun melalui nilai-nilai kemanusiaan namun estetikanya nampak dalam setiap gerak langkah proses dari persahabatan itu sendiri.
Pertama, sebuah persahabatan akan melahirkan suatu makna bagi perkembangan jiwa dan pribadi yang menjalaninya.
Kedua, persahabatan yang didasari dengan ketulusan dan keiklasan akan membawa ke arah penghargaan yang tinggi akan nilai kemanusiaan.
Ketiga, estetika persahabatan terletak dalam hubungan emosional tanpa disadari, karena muncul dari hati dan batin.
Keempat, estetika persahabatan memberi dampak positif dan menampakkan nilai luhur bagi manusia disekitarnya.
Kelima,persahabatan akan menggerakkan manusia dan memberi inspirasi apa arti sebuah persahabatan.
Keenam, persahabatan akan membawa manusia melihat pribadi-pribadi yang unik dan khas.
Ketujuh, persahabatan akan membawa cara pandang, bahwa manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh.
Kedelapan, pada dasarnya manusia butuh teman dalam hidup yang bisa menjadi tempat saling sharing berbagi kebahagiaan dan kesedihan dan penderitaan.
 Kesembilan, persahabatan akan mengajak manusia melewati dinamika pendewasaan diri, pertumbuhan dan mengelola emosi.
 Kesepuluh, estetika persahabatan membawa manusia menikmati nilai kehidupan dan menjauhkan manusia dari kehancuran peradaban.Untuk itu sudah nampak jelas bahwa estetika persahabatan membawa dampak yang luar biasa bagi umat manusia. Dengan melihat keadaan manusia sekarang ini, persahabatan akan menangkal ekses negatif dari perubahan zaman. Dari pada saling bermusuhan dan saling menghancurkan, kenapa kita tidak bertumbuh dalam bingkai persahabatan? Saya kira hal itu sudah ditawarkan oleh para utusan Tuhan beberapa abad silam. Tuhan menciptakan suatu keindahan di dunia ini dan menciptakan manusia segambar denganNya, oleh karena itu peliharalah keindahan dalam persahabatan karena manusia akan menemukan begitu besar kasihNya akan dunia ini.

10 KIAT MENJADI SAHABAT YANG BAIK

(1) Bersikap terbuka.
(2) Ciptakan keseimbangan antara memberi dan menerima.
(3) Terimalah sahabat anda sebagaimana adanya.
(4) Bila sahabat anda mempunyai sifat atau kebiasaan yang umumnya tidak disukai orang lain dan bisa menghambat pergaulan, ingatkanlah pada waktu yang tepat.
(5) Bermurah hatilah.
(6) Berikanlah perhatian.
(7) Bersikap penuh toleransi.
(8) Hargai sahabat anda sebagai seorang pribadi yang punya harga diri.
(9) Hormatilah privasi sahabat anda.
(10) Bila terjadi konflik, selesaikanlah segera.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi,demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkandengan tujuan sahabatnya mau berubah.Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namunada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain :
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Ketidaksetiaan.
Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan
oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.

0 komentar:

Poskan Komentar